Sabtu, 25 November 2017

PENGERTIAN STATISTIK DESKRIPTIF DAN STATISTIK INFERENSIA

 Hendra Setya Raharja | April 29, 2017 | 

Banyak yang berpikiran bahwa statistika adalah ilmu yang sangat rumit, sulit dipahami dan memiliki penjabaran yang sangat luas. Mungkin anda juga akan berpikir demikian. Sebenarnya ilmu statistik atau statistika tidak sesulit itu. Jika berurusan dengan statistika maka anda pasti berurusan dengan istilah peluang sampel dan Populasi. 
Pertanyaan yang sering muncul adalah mengapa kita harus belajar statistika jika begitu rumit? Jawaban yang paling masuk akal dan beralasan adalah masalah ilmiah. Kita bisa saja berargumen namun permasalahan akan sering muncul ketika Anda diminta untuk mempertanggungjawabkan argumen yang anda sampaikan. Pertanggungjawaban yang dimaksud bukan menjawab pertanyaan yang menanyakan kebenaran argumen anda dengan jawaban yang juga berupa argumen.
Metode statistik diartikan sebagai prosedur-prosedur ilmiah dalam penelitian yang mencakup pengumpulan data, penyajian data, analisis data, dan penarikan kesimpulan. 
Seperti yang saya katakan sebelumnya bahwa statistika tidak sesulit yang dibayangkan. Yang melekat dalam istilah statistika adalah sistematis, ilmiah, mengikuti kaidah kaidah yang telah ditetapkan, serta dapat dipertanggungjawabkan. 
Secara umum metode-metode statistika tersebut dapat kita kelompokkan menjadi dua kelompok besar yaitu statistik deskriptif dan statistik inferensia. Secara singkat statistik deskriptif bisa saya sebut sebagai metode statistika yang bersifat sederhana dan statistik inferensia bisa saya sebut sebagai metode yang lebih komplek

PENGERTIAN STATISTIK DESKRIPTIF Statistik deskriptif adalah metode-metode yang berkaitan dengan pengumpulan dan Penyajian suatu gugus data sehingga memberikan informasi yang berguna. (Ronald E. walpole) Baca Juga: Cara menghitung nilai rata-rata dalam statistika Seperti yang saya katakan sebelumnya, bahwa statistik deskriptif adalah metode yang sangat sederhana. Metode ini hanya mendeskripsikan kondisi dari data yang sudah anda miliki Dan menyajikannya dalam bentuk tabel diagram grafik dan bentuk lainnya yang disajikan dalam uraian-uraian singkat dan terbatas. Bisa anda bayangkan jika anda telah menyajikan data dalam bentuk tabel grafik kemungkinan anda akan berharap dapat melakukan penarikan kesimpulan yang lebih besar terhadap kelompok data yang lebih besar. Dengan pertimbangan akurasi dan validitas anda tidak dapat melakukan penarikan kesimpulan dengan metode statistik deskriptif ini. Mempertimbangkan kebutuhan tersebut, sehingga kita membutuhkan metode yang lebih kompleks yang dapat membantu kita untuk melakukan estimasi dan penarikan kesimpulan. Metode tersebut disebut sebagai statistik inferensia. 

PENGERTIAN STATISTIK INFERENSIA Statistik inferensia adalah sebuah sebuah metode yang dapat digunakan untuk menganalisis kelompok kecil data dari data induknya (sample yang diambil dari populasi) sampai pada peramalan dan penarikan kesimpulan terhadap kelompok data induknya atau populasi. PERBEDAAN ANTARA STATISTIK DESKRIPTIF DAN STATISTIK INFERENSIA Dari definisi diatas dapat kita lihat bahwa perbedaan antara statistik deskriptif dan statistik inferensia Cukup jelas. Statistik deskriptif hanya terbatas dalam menyajikan data dalam bentuk tabel, diagram, grafik, dan besaran lain, sedangkan statistik inferensial selain mencakup statistik deskriptif juga dapat digunakan untuk melakukan estimasi dan penarikan kesimpulan terhadap populasi dari sampelnya

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

GROW DAN RAKSASA BUTO

GROW DAN RAKSASA BUTO Dahulu kala ada seorang anak yang bernama Grow. Grow senang sekali bermain disekitar hutan yang berada di ...